Minggu, 01 Desember 2013

Pertemuan 7

GRAFIK USER INTERFACE (GUI)
Graphic User Interface (GUI) adalah suatu aplikasi dalam Java yang berbasis grafik. GUI membuat program tampak menarik dan nyaman ketika digunakan oleh para user serta memberikan kemudahan penggunaan program tersebut. Tujuannya adalah menambahkan komponen-komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text. Komponen-konponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dan lain-lain.
Grafical User Interface (GUI) adalah salah satu kemampuan Java dalam mendukung dan manajemen antarmuka berbasis grafis. Tampilan grafis yang akan ditampilkan terhubung dengan program serta tempat penyimpanan data. Elemen dasar di Java untuk penciptan tampilan berbasis grafis adalah dua paket yaitu AWT dan Swing. Abstract Windowing Toolkit (AWT), atau disebut juga “Another Windowing Toolkit”, adalah pustaka windowing bertujuan umum dan multiplatform serta menyediakan sejumlah kelas untuk membuat GUI di Java. Dengan AWT, dapat membuat window, menggambar, manipulasi gambar, dan komponen seperti Button, Scrollbar, Checkbox, TextField, dan menu pull-down.
1.  AWT (Abstract Windowing Toolkit)
AWT terdapat dalam package java.awt. Package java ini berisi komponen-komponen GUI yang bersifat platform sistem operasi. Tampilanya menyesuaikan dengan sistem operasi sehingga mengakibatkan depedensi sistem. Kelas yang terdapat dalam package ini seperti button, label, window, frame, panel, dan  dialog.
AWT (Abstract Window Toolkit) ini adalah GUI Toolkit pertama pada bahasa pemrograman Java, sayang-nya AWT ini sangat-sangat kekurangan komponen yang biasa digunakan untuk membangun sebuah aplikasi desktop secara lengkap (komponen tabel saja tidak ada ) Terlepas dari kurang-nya komponen GUI yang terdapat pada AWT (Abstract Window Toolkit), aplikasi yang dibangun menggunakan AWT (Abstract Window Toolkit) akan tampak seperti aplikasi native. Maksudnya yaitu, jika aplikasi yang dibangun menggunakan AWT (Abstract Window Toolkit) ini dijalankan pada Sistem Operasi Windows. Maka aplikasi ini akan terlihat seperti aplikasi Windows pada umum-nya, dan begitu juga jika dijalankan pada Sistem Operasi Mac ataupun GNU/Linux. Kenapa ini bisa terjadi, karena AWT (Abstract Window Toolkit) ini benar-benar memanggil native subrutin untuk menggambar setiap komponen-nya ke layar.
2.  SWT (Standart Widget Toolkit)
SWT terdapat dalam package java.swt. Package ini berisi komponen-komponen GUI yang bersifat platform sistem operasi. Tampilan java.swt menyesuaikan dengan sistem operasi sehingga mengakibatkan depedensi sistem. sama hal nya pula dengan AWT tadi.
SWT (Standart Widget Toolkit) ini adalah sebuah GUI Toolkit yang dikeluaran oleh IBM sebagai alternatif dari AWT/Java Swing milik SUN Microsystem, yang membedakan antara SWT (Standart Widget Toolkit) dan AWT/Java Swing adalah SWT ini benar-benar mengakses native GUI library yang terdapat pada Sistem Operasi melalui JNI (Java Native Interface). Dengan model seperti ini, memungkinkan tampilan aplikasi yang dibangun menggunakan GUI Toolkit SWT menjadi sama persis dengan aplikasi native lain-nya. Kekurangan dari model pemanggilan native GUI library seperti ini adalah kita harus menyediakan library untuk tiap-tiap Sistem Operasi target aplikasi kita.
3.  Swing
Swing terdapat pada package java.swing. Package java.swing ini dapat diaplikasikan pada multiplatform sistem operasi. Implementasi Swing dalam program dapat menggunakan class yang sudah terdapat pada package java.swing yaitu JFrame.
Java Swing adalah librari java yang digunkan untuk menciptakan Grafik User Interface (GUI). Dengan Java Swing kita dapat membuat user interface yang cross platform atau OS independent. Artinya user interface yang kita buat dapat dijalankan pada system operasi apa saja (OS yang suport Java) dengan tampilan yang relative sama. Bahkan kita dapat membuat user interface yang menyerupai Windows XP, Mac OS atau Linux tanpa tergantung dari OS yang kita gunakan. SWING, adalah salah satu bagian dari Java Foundation Classes (JFC). Pada JFC ini juga terdapat fasilitas untuk menambahkan Rich Graphic Functionality.


AWT vs. SWING

AWT
v  Abstract Window Toolkit.
v  AWT memberikan beberapa komponen yang sederhana, tidak sebanyak Swing.
v  Memiliki beberapa masalah dalam pengimplementasiannya awal tahun 1996.
v  AWT menggambar/membuat interface dengan menggunakan tombol AWT.
v  Aplikasi AWT memiliki penampilan yang asli/lugas (bawaan OS)
v  Ringan, aplikasi AWT cocok digunakan untuk PC dengan performa minim
SWING
Ø  Juga disebut dengan JFC.
Ø  Di implementasikan oleh Java à seperti bytecode yang dapat berjalan ke semua platform.
Ø  Swing memiliki 10 kali lebih banyak class, dan kemampuan dibanding AWT.
Ø  Berat, aplikasi Swing hanya bisa  digunakan untuk PC dengan performa tinggi.
Swing memiliki look-and-feel yang pluggable. Terlihat ketika pembuatan tombol

PROGRAM cthAWT1.java
import java.awt.*;
public class cthAWT1 {
public static void main (String [ ] args) {
Frame myFrame = new Frame (“Contoh program AWT”);
Label myLabel = new Label (“Selamat belajar JAVA”);
myFrame.add (myLabel);
myFrame.setSize (200,150);
myFrame.show();
}
}
Klik gambar untuk memperbesar.

Gambar. 1

PROGRAM cthAWT2.java
import java.awt.*;
class frameTurunan extends Frame {
Label myLabel = new Label (“Selamat Belajar JAVA!”);
public frameTurunan (String judul) {
setTitle(judul);
setSize (200,200);
add(myLabel);
show();
}
}
public class cthAWT2 {
public static void main(String[] args) {
frameTurunan f = new frameTurunan (“Ini Frame Turunan”) ;
}
}
Klik gambar untuk memperbesar.

Gambar. 2
PROGRAM cthSwing1.java
import javax.swing.*;
public class cthSwing1 {
public static void main (String[]args) {
JFrame myFrame = new Jframe (“Contoh program Swing”);
JLabel myLabel = new JLabel (“Selamat belajar JAVA”);
myFrame.add(myLabel);
myFrame.setSize(200,150);
myFrame.setVisible(true);
myFrame.setDefaultCloseOperation(JFame.EXIT_ON_CLOSE);
}
}
Klik gambar untuk memperbesar.

Gambar. 3
PROGRAM cthSwing2.java
import javax.swing.*;
class frameTurunan extends
JFrame {
JLabel myLabel = new Jlabel (“Selamat Belajar Java!”);
public frameTurunan (String judul) {
setTitle (judul);
setSize (200,200);
add(myLabel);
setVisible(true);
}
}
public class cthSwing2 {
public static void main (String [] args) {
frameTurunan f = newframeTurunan(“Ini Frame Turunan”);
}
}
Klik gambar untuk memperbesar.
    

                                                             Gambar. 4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar